Berita

PANSUS GREENPEACE

Jangan Sampai Jakarta Dibanjiri LSM Asing

SENIN, 27 JUNI 2011 | 16:36 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Sementara kalangan di Parlemen Jakarta mempersilakan masyarakat mengadukan keberadaan Greenpeace yang dianggap illegal dan liar. Bila data telah dianggap cukup, DPRD DKI Jakarta siap menggelar panitia khusus untuk mengusut kehadiran LSM asing itu.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Ida Mahmuda. Politisi PDI Perjuangan ini khawatir bila dibiarkan, Greenpeace akan semakin merajalela, dan kelakuannya bisa menular.

Mantan Sekda dan Walikota Jakarta Pusat Muhayat beberapa waktu lalu mengakui bahwa Greenpeace tidak pernah mendaftar ke Kesbangpol Pemprov DKI Jakarta. Walikota Jakarta Pusat Saefulloh saat ini pun membenarkan hal itu.


Di sisi lain, ujar Ida Mahmuda, kehadiran Greenpeace, juga akan berdampak buruk bagi kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

“Kalau Gubernur DKI tidak tegas terhadap Greenpeace, dampaknya akan sangat buruk. Nanti Jakarta bisa dipenuhi LSM asing. Inikan (langkah mengusut Greenpeace) untuk kebaikan Pemprov juga,” terangnya.

Kampanye hitam Greenpeace yang kerap menjelekkan nama Indonesia di luar negeri juga membuat Ida makin geram.

“Kalau yang disampaikan fitnah itu yang bahaya. DPRD makin punya alasan menekan Fauzi Bowo untuk membubarkan Greenpeace,” kecam Ida.

Secara terpisah, Kepala Satpol PP, Effendi Anas menyatakan siap menindak tegas LSM asal Belanda itu. “Kalau ada perintah dari atasan untuk menindak, ya kami akan lakukan,” kata Effendi.

Menurut Effendi, apapun namanya LSM baik asing maupun lokal harus tetap mendafarkan ke Kesbangpol sesuai peraturan yang berlaku di Jakarta. [guh]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya