Berita

A H Semendawai/ist

Semendawai Keluhkan Pelapor Korupsi Malah Dipidanakan

JUMAT, 24 JUNI 2011 | 22:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ketua lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai mengeluhkan tingginya ancaman terhadap pelapor tindak pidana korupsi.

Dalam banyak kasus, disayangkan Semendawai, ancaman terhadap mereka justru datang dari aparat penegak hukum, bukan dari pelaku yang kasus korupsinya dilaporkan. Para koruptor bermain mata dengan aparat lalu aparat malah mempidanakan pelapornya.

"Ancaman bagi mereka (pelapor) bukan fisik, tapi ancaman dari aparat hukum dengan menjadikan mereka tersangka," katanya disela-sela diskusi 'Penegakan Hukum, Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas,' yang digelar Jawa Pos Group, di Gedung Graha Pena lantai 7, Jl. Raya Kebayoran Lama 12, Jakarta (Jumat, 24/6)


Hal itu, jelas Semendawai, diperparah dengan buruknya partisipasi publik dalam penegakan hukum. Alih-alih melibatkan publik, institusi-institusi hukum malah menutup peluang partisipasi publik dalam penegakan hukum. Mereka melirik sebelah mata terhadap adanya partisipasi publik.

"Kasus Agus Condro jadi bukti. Hukuman yang sama antara Agus dengan terdakwa lainnya membuktikan tidak ada signifikansi seorang pelapor. Tidak ada pembedaan antara orang yang mau membantu aparat dengan orang yang tidak mau bekerjasama dengan aparat," katanya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya