Berita

semeru/ist

Semeru Lontarkan Materi Pijar Hingga Satu Kilometer

SELASA, 21 JUNI 2011 | 20:44 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Di tengah hingar bingar pemberitaan eksekusi mati seorang tenaga kerja Indonesia asal Bekas, Ruyati, di Arab Saudi pada akhir pekan lalu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM mengingatkan tentang potensi bencana alam yang masih terus terjadi.

Kali ini berkaitan dengan kondisi Gunung Semeru, gunung berapi tertingging di Pulau Jawa (3.676 meter di atas permukaan laut).

Menurut Kepala PVMBG, Surono, hari ini status gunung itu menjadi waspada. Sejumlah letusan terjadi dengan tipe selang-seling antara strombolian, letusan abu dan asap setiap 10 hingga 30 menit.


Status waspada ini bertahan sejak 16 Juli 2009. Sebelumnya, pada 5 Mei 2009 status Gunung Semeru dinaikkan dari waspada ke siaga.

Dari pengamatan visual antara tanggal 11 hingga 19 Juni 2011, sebutnya, terjadi letusan asap dari kawah Longgirng Saloko berupa letusan asap putih yang mencapai ketinggian antara 400 hingga 600 meter dari kawah.

Sementara dari pengamatan pada tanggal 9, 14 dan 17 Juni 2009 terjadi letusan berketinggian antara 400 hingga 600 meteri dari kawah yang membawa serta material pijar yang terlontar sejauh hingga 1 kilometer dari puncak.

Namun demikian, seperti disampaikan di atas, Gunung Semeru tetap dalam status waspada, dan tidak ada kegiatan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif. Juga disebutkan bahwa status waspada juga berlaku untuk kawasan bukaan kawah dalam radius 4 kilometer dari kawah ke arah tenggara. [guh]


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya