Berita

ilustrasi

Kantor Andi Arief: Gempa Tarutung sudah Diprediksi

RABU, 15 JUNI 2011 | 19:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Gempa berkekuatan 5,6 skala richter (SR) yang mengguncang Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Rabu kemarin (14/6), merusak sekitar 200 rumah warga dan bangunan lainnya. Selain akibat gempa, kerusakan juga karena longsor pasca gempa.
 
Saat ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah meninjau lokasi kejadian. Tim yang terdiri dari enam orang ahli akan meneliti kemungkinan terjadinya gempa susulan di sana.

Enam anggota tim BMKG  yang turun ke lokasi bencana membawa Portable Seismograph untuk memonitor aktivitas dan kemungkinan gempa susulan. Begitu disampaikan Kantor Staf Khusus Presiden bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Kamis, 15/6).


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga telah turun tangan dan berkordinasi  dengan Dinas Pertambangan dan Energi Sumatera Utara untuk melakukan penyelidikan. Besok (Kamis, 16/6), tim ahli akan bertemu di Medan sebelum terjun ke lokasi bencana.

Dua pekan sebelum gempa terjadi, masih menurut kantor Andi Arief, informasi mengenai potensi gempa berkekuatan 5,5 SR di kawasan itu juga telah disampaikan kepada masyarakat.

"DR Danny Hilman (ahli gempa di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Surono (Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana) bersama tim Stafsus Presiden sudah mengingatkan potensi gempa Sumut pada acara kuliah umum di Sumut tanggal 27 Mei 2011," kata Sangap Surbakti, salah seorang staf Andi Arief. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya