Berita

DIDIK HERU PURNOMO/IST

Kalakhar Minta Para Nahkoda Kapal Patroli Melek Hukum Internasional Tentang Laut

SELASA, 31 MEI 2011 | 12:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Para nahkoda kapal patroli diminta memahami fakta dan kebiasaan-kebiasaan hukum Internasional mengenai laut.

Permintaan ini disampaikankan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla), Didik Heru Purnomo pada acara  penyegaran dan pembekalan bagi para nakhoda yang biasa berpatroli di laut barat Indonesia, di Hotel  Grand Angkasa, Medan, Sumatera Utara, kemarin (30/5).

"Hal tersebut penting,agar penegakan hukum di laut benar-benar bisa dijalankan sebagaimana mestinya," kata Didik.


Penegakan hukum di laut, menurut dia, ada pada kemampuan dan profesionalisme komandan nakhoda kapal. Mereka, kata dia adalah pihak yang menentukan berjalan tidaknya penegakan hukum di laut.

Didik mengingatkan, sebagai eksekutor di lautan, komandan nakhoda kapal patroli benar-benar dituntut sigap dan cekatan dalam membaca segala situasi. Menurutnya,  para nahkoda  harus memiliki keterampilan pengaduan yang cukup tentang bentuk tindak kriminal yang terjadi dan menguasai situasi alam dengan baik. Tanpa itu, eksekusi penindakan kejahatan di laut akan terabaikan.

"Setiap komandan di laut tidak lagi mempunyai kesempatan bertanya kepada atasannya. Ada banyak kesulitan, misalnya belum tentu semua alat komunikasi berjalan dengan baik. (Karenanya) benar-benar harus profesional. Terapkan setiap peraturan-peraturan dengan tegas," pintanya. [dry]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya