Berita

Azis Syamsuddin/ist

Sosialisasikan Pancasila, KNPI Pimpinan Azis Bertemu Panglima TNI

KAMIS, 26 MEI 2011 | 16:15 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Markas Besar Tentara Nasional Indonesia berharap pemuda Indonesia lebih berperan aktif dalam turut menjawab permasalahan aktual bangsa, khususnya membangun dan menjaga wilayah perbatasan Indonesia, serta menggalakkan kembali nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menyampaikan harapan tersebut saat beraudiensi dengan Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang dipimpin Ketua Umum Azis Syamsuddin. Pertemuan dilakukan di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/5).

“Saya minta pemuda-pemuda kita ikut dalam kegiatan TNI artinya TNI bersama masyarakat, pemuda, membangun kembali daerah-daerah  sesuai keinginan masyarakat lokal, jadi masalah-masalah lokal harus dikedepankan,” ujar Panglima Agus Suhartono.


Agus Suhartono mengakui bahwa pada zaman Orde Baru, TNI dan organisasi kepemudaan kerap bekerjasama dalam program-program pembangunan wilayah perbatasan. Namun pasca reformasi 1998, kerjasama memang agak merenggang, ujarnya. Kerjasama dengan kelompok kepemudaan tersebut semakin penting mengingat saat ini Mabes TNI lebih mengedepankan pendekatan kesejahteraan daripada pendekatan keamanan, khususnya di wilayah perbatasan, kata Agus.

“Saya sangat mendorong kerjasama pemuda dengan aparat militer kewilayahan. Mungkin lebih pas kalau keterlibatan pemuda dikoordinasikan oleh aparat kewilayahan karena hampir di setiap Kodam ada kegiatan secara lokal,”ujarnya.

Sementara terkait dengan niat KNPI untuk bersama TNI mensosialisasikan Pancasila dengan masyarakat, Panglima TNI menyatakan siap untuk bekerja sama. Dia menjelaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengumpulkan sejumlah lembaga tinggi negara untuk menyusun program aksi untuk mengembalikan pemahaman masyarakat tentang Pancasila.

“Mari kita dorong bersama-sama agar segera kembali kita memahami tentang Pancasila,” kata Agus.

Sementara Ketua Umum KNPI Azis Syamsuddin mengakui pentingnya usaha untuk meningkatkan sinergi TNI dan peran pemuda untuk menumbuhkan nasionalisme dan rasa kebangsaan di tengah masyarakat. Dia mengaku siap untuk bersama TNI untuk menggerakkan perangkat pemuda menjadi ujung tombak hingga di tingkat kelurahan atau pedesaan, berkoordinasi bersama aparat teritorial TNI mengatasi permasalahan yang ada.

“Karena di daerah kalau ada apa-apa yang bergerak duluan adalah TNI bukan polisinya. Jadi KNPI  bisa jadi perangkat yang bisa bersinergis dengan TNI,” kata Azis.

Saat audiensi, Azis juga memperkenalkan jajaran pimpinan pusat KNPI kepada jajaran pimpinan TNI. Dia mengakui konflik internal yang terjadi saat ini di tubuh KNPI akan segera diselesaikan dalam kongres pemuda yang rencananya dilaksanakan Oktober mendatang.

“Saya hanya berusaha agar KNPI tidak bisa dibawa ke partai politik, supaya pemuda tidak pecah,” ujar Azis.[arp]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya