Berita

ilustrasi

SUAP SESMENPORA

Eks Pengacara Rosa: Bendahara Umum Demokrat Terima 13 Persen

JUMAT, 06 MEI 2011 | 12:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. PT Duta Graha Indah Tbk (DGI), perusahaan rekanan Kemenpora dikabarkan menggelontorkan 15 persen dari nilai keseluruhan anggaran pembangunan wisma atlit di Palembang. Penggelontoran dana tersebut sebagai uang "tahu sama tahu" alias fee karena PT DGI menjadi pemenang tender.

"Jatah fee semuanya 15 persen," ungkap mantan pengacara Rosa, Kamaruddin Simanjuntak, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu, Jumat (6/5).

Atasan Rosa di PT Anak Negeri, M Nazaruddin, disebut-sebut mendapat 13 persen dari jatah fee Sementara, dua persen sisanya diserahkan untuk pejabat Kemenpora.


Dengan perhitungan nilai proyek wisma atlit sebesar Rp199 miliar, berarti PT DGI menggelontorkan dana sebesar Rp29,85 miliar. Berarti Nazaruddin dijatahi sekitar Rp25 miliar.

"Yang 13 persen (untuk Nazaruddin) sudah cair. Sudah lunas. Yang dua persen itu yang waktu ditangkap KPK," jelasnya.[ald]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya