Berita

Publika

Aturan Wajib Pakai Alutsista Produk Dalam Negeri Patut Diapresiasi

SENIN, 25 APRIL 2011 | 15:38 WIB

KEMENTERIAN Pertahanan kabarnya kini sedang menyiapkan aturan yang mewajibkan penggunaan alutsista produk dalam negeri. Aturan ini rencananya akan dimasukkan ke dalam RUU tentang Komite Kebijakan Industri Pertahanan.

RUU itu juga dikabarkan akan mengatur kewajiban bagi TNI/Polri untuk menggunakan alutsista yang dapat diproduksi industri pertahanan dalam negeri. RUU ini bahkan rencananya akan mengatur sanksi atau implikasi bagi pengguna yang ternyata tidak menggunakan produk alutsista dalam negeri.

Rencana penggunaan alutsista produk dalam negeri, menurut saya, adalah langkah yang baik karena selain dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk luar negeri, penggunaan alutsista dalam negeri juga dapat mendorong berkembangnya industri strategis yang kita miliki. Dan yang tidak kalah penting dengan banyaknya produk militer yang dibuat di dalam negeri maka kata embargo senjata menjadi hal yang tidak menakutkan. Semua tentu berharap dengan penggunaan alutsista produk dalam negeri maka industri strategis seperti PT Pindad, PT Dirgantara dan PT PAL akan berkembang menjadi industri peralatan militer yang besar, sehingga dapat menutup semua kebutuhan alutsista TNI maupun Polri.


Sebagai warga negara, secara pribadi saya sangat setuju dengan aturan itu, yang penting kualitasnya bisa dipertanggung jawabkan dan TNI sebagai pengguna juga merasa cocok dengan senjata produk dalam negeri. Karena dalam menerapkan strategi militernya, sejatinya prajurit profesional adalah apabila institusi yang menaunginya mampu memberikan kebutuhan alutsista yang diperlukan.

Produk luar negeri ataupun produk dalam negeri peralatan militer itu dibeli, bukan menjadi persoalan yang krusial bagi prajurit TNI, tapi kualitas dan kemampuan  alutsista itulah yang menjadi barometernya.
 
Aturan itu bila telah diterapkan benar, tentunya akan menjadi salah satu kebanggaan sekaligus mengurangi ketergantungan dengan luar negeri. Dengan menerapkan standar kualitas dan kemampuan yang setara dengan produk luar negeri, prajurit TNI Polri sebagai pengguna akan merasa sreg dan yakin dengan kemampuan alutsista produk dalam negeri. Janganlah TNI dipaksa untuk menggunakan  alutsista produk dalam negeri yang kualitasnya rendah hanya sekedar untuk mendongkrak pamor industri strategis BUMN yang hidupnya kembang kempis dan hanya mengandalkan konsumen dalam negeri karena kalah bersaing di dunia internasional.

Sungguh sangat ironi, sebuah produk strategis harus dipaksakan untuk digunakan hanya untuk menyenangkan dan mendeklair bahwa produk dalam negeri laku di dalam negeri.

Harapan saya produk dalam negeri diimbangi dengan kualitas dan kemampuan yang terbaik sehingga TNI benar-benar berminat untuk menggunakannya.

Tri Novihastuti
Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan
trinovi@yahoo.co.id


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya