Berita

hatta rajasa/ist

KUTU LONCAT

Peluang Hatta Rajasa Jadi Presiden Semakin Kecil

MINGGU, 24 APRIL 2011 | 09:19 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Menghadapi Pemilu 2014 Partai Amanat Nasional memasang target bombastis: mengantongi dukungan rakyat minimal 10 persen sekaligus menembus peringkat tiga besar.

Kubu Ketua Umum PAN Hatta Rajasa yang juga Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II pun sudah mulai mengambil ancang-ancang untuk mencalonkan Hatta dalam pemilihan presiden mendatang.

Namun, target perolehan suara 10 persen dan peluang Hatta menjadi presiden semakin kecil menyusul keputusan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf meninggalkan PAN dan lompat pagar ke Partai Demokrat.

Kekhawatiran itu dirasakan oleh semua pengurus dan kader PAN, tak terkecuali di Jawa Barat. Kepada Rakyat Merdeka Online, seorang kader PAN di DPRD Jawa Barat mengatakan, bukan tidak mungkin manuver politik Dede Yusuf itu akan diikuti oleh kader PAN lainnya, terutama yang selama ini dekat dengan Dede Yusuf dan merasa tidak mendapat tempat di partai.

Walau menyesalkan keputusan Dede Yusuf, ada sementara kalangan di PAN yang menilai manuver lompar pagar Dede Yusuf itu adalah buah dari sikap DPP PAN yang selama ini tidak memberi tempat yang pantas bagi Dede Yusuf.

“Dede Yusuf merasa tidak diterima. Pernah ada saran agar dia ditempatkan di DPP, tapi tidak pernah ditanggapi. Lalu ada saran agar dia menjadi Ketua DPW Jawa Barat. Juga tidak diseriusi. Kalau hanya di MPP PAN Jawa Barat kan kurang punya greget. Akhirnya Dede pindah,” ujar kader PAN di DPRD Jawa Barat.

Padahal, selama ini Dede Yusuf dianggap sebagai figur yang dapat diterima akar rumput di Jawa Barat. Dalam pemilu yang lalu, total kursi yang diperoleh PAN di DPRD kabupaten dan kota di Jawa Barat mengalami kenaikan.

Selama ini banyak kalangan yang meragukan PAN mampu memperoleh suara minimal 10 persen. PAN dianggap sedang mengalami krisis multidimensi. Di satu sisi, tidak ada lagi figur menonjol yang dapat dijual partai itu. Sementara di sisi lain, PAN juga kekurangan organisatoris yang mampu mengelola partai.

Lembaga Survei Indonesia (LSI) memperkirakan perolehan suara PAN hanya sekitar 3 persen dalam Pemilu 2014. Bila ini benar terjadi, bukan tidak mungkin PAN akan terdegradasi bila parliamentary threshold disepakati sebesar 5 persen.

Sementara hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA, agak optimistis. Walau tak bisa menembus tiga besar dan meraih 10 persen, setidaknya diperkirakan dalam Pemilu 2014 PAN mampu mengantongi 5 persen suara. Perolehan ini dapat menyelamatkan PAN dari lubang jarum PT. [guh]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya