Berita

kadhafi/ist

Dunia

Daily Telegraph: Sebagian Besar Tentara Bayaran Kadhafi dari Polisario

SABTU, 23 APRIL 2011 | 07:19 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Sebagian besar tentara bayaran yang disewa Muamar Kadhafi untuk menghadapi kelompok oposisi adalah milisi Polisario, kelompok separatis Maroko yang selama ini ditampung dan didukung Aljazair.

Keterangan yang dimuat harian Daily Telegraph yang berbasis di London itu disampaikan seorang pejabat NATO yang tak disebutkan identitasnya.

Kadhafi diberitakan menghabiskan tidak kurang 3,5 juta dolar AS untuk menyewa tentara bayaran dari Afrika Utara. Sebanyak 450 di antaranya berasal dari kamp Tindouf yang dikuasai Polisario di barat daya Aljazair. Informasi ini disampaikan seorang mantan loyalis Kadhafi yang belakangan membelot. Ia mengaku ikut dalam negosiasi dengan kelompok Polisario.

Setiap orang, sebutnya lagi, mendapatkan bayaran sebesar 10 ribu dolar AS untuk membela Kadhafi selama dua bulan.

Kesepakatan dengan Polisario dicapai bulan lalu setelah kelompok anti Kadhafi di Libya mengancam akan menjatuhkan Kadhafi. Selain dari Polisario di Kamp Tindouf, Kadhafi juga menyewa tentara bayaran dari Niger dan Mali yang selama ini memiliki hubungan dengan dirinya.

“Kadhafi menggunakan semua kontak yang dimilikinya untuk membawa lebih banyak lagi milisi dan tentara bayaran ke Libya,” ujar sumber NATO itu lagi.

Kadhafi juga dipercaya menyewa tentara bayaran dari Chad, Republik Demokratik Kongo, Sudan, dan kemungkinan bahkan Asia dan Eropa Timur. Kelompok anti Kadhafi mengecam keterlibatan tentara bayaran dari pihak asing itu dan menggugat mereka terlibat dalam pembunuhan wanita dan anak-anak.[guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya