Berita

Samudera Indonesia: Nahkoda Di Bawah Tekanan, Pemberitaan Media Massa Tidak Membantu

SENIN, 11 APRIL 2011 | 16:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Pihak Samudera Indonesia menerangkan bahwa para awak MV Sinar Kudus yang sejak 16 Maret disandera perompak Somalia sedang berada di bawah tekanan.

"Nakhoda sedang dalam tekanan dan dia lakukan apa yang ia yakini adalah yang terbaik," ujar Deputi Presdir PT Samudera Indonesia, David Batubara, dalam jumpa pers di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Senin (11/4).

Dari pelajaran yang diambil dari kejadian-kejadian pembajakan yang menimpa kapal lain di perairan Somalia, pesan-pesan yang dikirimkan dari kapal dan ke media massa biasanya dikontrol oleh pembajak untuk kepentingan pembajak sendiri.


"Kami mengajak media massa untuk membantu dalam proses ini bahwa pemberitaan cenderung kurang tepat dan kurang membantu penyelesaian secara baik," ujarnya.

Dia tegaskan, publikasi yang gencar takkan membantu upaya pembebasan para awak kapal Sinar Kudus, karena para pembajak dapat memonitor publikasi di media massa.

"Kalau mereka tahu ini dapat sorotan publik, maka posisi tawar pembajak semakin tinggi dan akan lebih sulit dan makan waktu lebih lama. Hal ini terjadi dari beberapa pengalaman kapal lain," tegasnya.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya