Berita

yudi latief/ist

SBY Paham Ada Kepentingan Kuat Di Demokrat Untuk Bangun Gedung DPR

JUMAT, 08 APRIL 2011 | 19:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Rencana pembangunan gedung baru DPR terus berlanjut karena ada kepentingan kuat dari Partai Demokrat dalam merealisasikan rencana itu.

"Tidak harus sebagai Fraksi Demokrat. Karena bagaimana pun Ketua DPR punya pengaruh kuat dalam usaha pembangunan ini, langsung tak langsung," kata pengamat politik Yudi Latief kepada Rakyat Merdeka Online, di sela-sela peringatan kepergian istri tokoh oposisi Rizal Ramli, di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, malam ini (Jumat, 8/4).

Imbauan Presiden SBY yang meminta agar pembangunan gedung DPR ditunda bahkan dibatalkan, imbuhnya, hanya ingin menempatkan seolah-olah dirinya mendengar suara publik.


"Kelihatan sekali perubahan posisi SBY, tunjukkan banyak kepentingan Demokrat dalam pembangunan ini. SBY pasti sudah tahu," ujarnya.

Dia tidak membantah kalau SBY disebut hanya melakukan pencitraan dalam penolakannya terhadap pemborosan anggaran negara.

"SBY lakukan pencitraan, tapi di bawah (internal Demokrat) ada orang yang ingin golkan pembangunan gedung baru dan melobi kuat Ketua DPR," terangnya. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya