Berita

Nasib Pius Lustrilanang Tidak Boleh Dibicarakan DPP Gerindra

SELASA, 05 APRIL 2011 | 10:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. DPP Partai Gerindra tidak diperkenankan berbicara mengenai nasib kadernya yang menjabat Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga DPR, Pius Lustrilanang.

"Kalau Pius kita enggak boleh ngomong. No comment, no comment, gitu ya," ujar Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman kepada Rakyat Merdeka Online, saat ditanyai perkembangan di internal Gerindra soal isu pencopotan Pius dari BURT, sesaat lalu (5/4).

Padahal, Habiburokhman dua hari lalu (Minggu (3/4) melakukan jumpa pers di Gedung Arva, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Menurutnya saat itu, kader yang bertentangan dengan kebijakan partai yang prorakyat akan mendapatkan sanksi.


"Soal itu tanya ke fraksi saja ya," imbuhnya.

Bahkan, Gerindra pun dikabarkan sudah mempunyai calon pengganti Pius untuk di BURT, yaitu anggota Komisi VI Edi Prabowo. Mengenai itu, Habiburokhman membenarkan.

"Ya itu aspirasi sebagian kita," terangnya.

Sementara, Pius Lustrilanang sendiri tidak bisa dihubungi. Pagi ini, beberapa kali Rakyat Merdeka Online mencoba meminta konfirmasi dari dirinya melalui ponsel miliknya namun tidak pernah diangkat atau dialihkan ke nomor lain.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya