Berita

Golkar Tantang Pemerintah Tegas Lepaskan PSSI dari Kepentingan Politik

SABTU, 02 APRIL 2011 | 11:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Partai Golkar tidak pernah memberikan dukungan resmi kepada Ketua Umum PSSI yang bermasalah, Nurdin Halid. Golkar hanya menghargai hak Nurdin Halid ikut membangun sepakbola nasional.

"Tidak pernah ada pernyataan mendukung resmi Nurdin Halid. Kebetulan saja dia sudah lama jadi pengurus PSSI. Sedangkan dia baru jadi pengurus Golkar saat Aburizal Bakrie menjadi Ketua Umum Golkar," kata Anggota Komisi X DPR, Zulfadli, saat mengisi diskusi "PSSI Mati Suri" di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (2/4).

Golkar hanya menghargai hak Nurdin Halid sebagai warga negara yang ingin memajukan prestasi pesepakbolaan negeri. "Di negara kita tak ada aturan yang mengekang masyarakat memimpin organisasi masyarakat ataupun cabang olahraga," imbuhnya.


Tapi kalau memang betul masyarakat dan pemerintah menginginkan PSSI lepas dari kepentingan politik, maka dia sarankan pemerintah atau bersama-sama DPR segera membuat regulasi yang tegas.

"Kalau harus kita lepas dari kepentingan politik, buat aturan dalam UU atau PP (Peraturan Pemerintah). Tapi nyatanya, pemerintah hari ini saja  tidak tegas.

Buktinya, lanjut dia lagi, pimpinan KONI saja masih terdiri dari orang-orang partai politik. Padahal, sudah ada aturan tegas bahwa pengurus KONI tidak boleh dari partai.

"Tapi nyatanya masih banyak ketua KONI yang dari partai," ungkapnya.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya