Berita

puan maharani/ist

PILPRES 2014

Resmi, PDIP Tolak Calon Presiden Independen

SENIN, 28 MARET 2011 | 15:27 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. PDI Perjuangan memberikan sinyal akan menolak munculnya calon presiden independen. Lebih baik fungsi partai politik yang harus dimaksimalkan.

Demikian ditegaskan Ketua DPP Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga PDI Perjuangan, Puan Maharani di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Lanteng Agung, Jakarta Selatan, (Senin, 28/3).

"Pimpinan nasional adalah yang akan menjalankan program negara sementara  kalau dia tidak diback up parpol dan  tidak didukung parlemen bagaimana jadinya. Bila mengamandemen konstitusi, dasarnya harus jelas," tegasnya sambil memberikan gambaran bahwa dari pengalaman Pilkada selama ini belum ada independen yang menang signifikan.


Apakah melalui wacana perseorangan ini sedang terjadi deparpolisasi, Puan tidak mau berandai-andai apakah ya atau tidak. Namun, dia menyarankan agar lebih baik memaksimalkan fungsi partai daripada membuat UU yang masa depannya belum jelas.

Ditegaskannya, wacana calon presiden perseorangan itu dipikirkan sebaiknya dan detil-detilnya karena aturan itu bukan untuk satu dua parpol tapi pendidikan politik kepada rakyat.

"Calon yang berasal dari partai saja pun belum maksimal apalagi calon independen. Siapa yang akan back-up dan mendukung mereka di parlemen. Apa dia sendiri, lalu partai politik mengeroyok kebijakan-kebijakannya. Saat ini tidak dimungkinkan terjadi di Indonesia. Jadi, fungsi parpol saja yang dimaksimalkan," tegasnya.[zul]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya