Berita

oentarto/ist

KASUS DAMKAR

Reka Ulang Korupsi Damkar Bisa Menyeret Mantan Mendagri

MINGGU, 27 FEBRUARI 2011 | 13:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Mantan Dirjen Otonomi Daerah Departemen Dalam Negeri, Oentarto Sindung Mawardi, bersedia membeberkan dugaan keterlibatan Hari Sabarno dalam kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (Damkar) tahun 2002.  Hari Sabarno selaku Menteri Dalam Negeri saat itu, dinilai tahu persis dan ikut terlibat dalam kasus korupsi yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 65,27 miliar itu.

"Pak Oentarto akan sharing, agar bisa jadi stimulan terhadap kasus korupsi, kan ujungnya terhadap pimpinannya (Hari Sabarno) belum diputus bersalah," ujar pengacara Oentarto, Firman Wijaya, di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur (Minggu, 28/2).

Menurut Firman, Oentarto juga mengaku siap memberikan keterangan, bila kasus korupsi Damkar ini kembali direka ulang. Salah satunya soal ancaman Hengky, yang akan menembak dirinya, jika tidak membuat radiogram yang dikirim kepada pemerintah daerah seluruh Indonesia, yang menekankan agar membeli mobil Damkar kepadanya.


"Kita akan elaborasi ulang tentang pengancaman terhadap Oentarto yang menolak pembuatan radiogram," kata Firman.

Perlu diketahui, saat ini Oentarto adalah satu-satunya saksi kunci kasus Damkar. Saksi kunci lainnya, Hengki Samuel Daud, Mantan Direktur PT Istana Sarana Raya, perusahaan rekanan pengadaan mobil Damkar sudah meninggal. [yan]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya