Berita

ilustrasi, banjir

Publika

Warga Jakarta Barat Dicemari Banjir Kiriman dari Tangerang

JUMAT, 25 FEBRUARI 2011 | 01:57 WIB

RMOL. Belum usai penanganan masalah di internal Pemprov DKI Jakarta seperti persoalan banjir yang kerap melanda warga ibukota, kini ditambah lagi oleh banjir kiriman dari kota penyangga. Yakni, Bogor, Tangerang dan sekitarnya.

Perbatasan dari akses Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat hingga Kelurahan Petir, Cipondoh, Kota Tangerang, Provinsi Banten, hingga banjir seolah merupakan hal yang biasa bagi masyarakat di kawasan tersebut. Misalnya, masyarakat yang bermukim di Jalan Koja, merasa enggan mengajukan permohonan kepada pihak kelurahan. Pasalnya, hingga saat ini tidak ada realisasi dari pihak aparat kelurahan setempat.

Tris, warga Koja yang menetap di RT 001/RW 002 mengeluh, karena sudah hampir tiga minggu, bahkan dalam kurun waktu sebulan ini rumahnya digenangi air kiriman dari Tangerang. Belum lagi, dampak dari limbah laundry celana jeans yang bercampur minyak, sehingga membuat kesehatan keluarga menjadi terancam.


“Apakah pihak kelurahan tidak tahu sejumlah masyarakat terkena banjir? Pihak terkait hendaknya segera memberikan solusi mengenai kesehatan dan kenyamanan dalam lingkungan penduduk,” keluh Tris.

Kondisi drainase juga sangat kecil, sementara saluran yang melintang dari Tangerang ke Jakarta, sebagai sarana usaha para pedagang berdiri, banyak yang ditutupi bangunan semen.

Melihat fenomena ini, semestinya masyarakat diberikan sosialisasi dalam penanganan secara berkala. Sehingga Pemkot Jakarta Barat segera memberikan solusi melalui masing - masing kelurahan atas kawasan lingkungan hidup yang kerap mencemari wilayah Jakarta Barat.

Kelurahan sebagai pelaksana pemerintahan, dalam upaya menangani masalah banjir ini, pihak-pihak terkait hendaknya menurunkan ahlinya di lapangan.

Reinaldi, FPRM Jakarta Barat 

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya