Berita

bus Transjakarta

Publika

Bus Transjakarta Ngisi BBG Kok Saat Jam Sibuk

SENIN, 14 FEBRUARI 2011 | 00:18 WIB

RMOL. Saat itu saya menumpang bus Transjakarta menuju Grogrol dari PGC, kemudi­an berhenti di halte Grogol. Kejadian yang tidak mengenakan terjadi, karena bus Transjakarta yang ingin dinaiki penumpang ternyata menolak. Alasannya, ingin mengisi BBG.

Mengalami peristiwa ini, saya pun menjadi kesal. Kenapa pada jam-jam pulang kantor sekitar pukul 17.30, busway ini baru berpikir mengisi BBG. Seharusnya kan untuk mengisi BBG bisa dilakukan pada jam-jam sebelumnya. Jangan pada saat orang sedang banyak-banyaknya yang mengantri. Sehingga terkesan seperti menelantarkan penumpang.

Selain itu, ternyata kejadian ini bukan yang pertama kali saya alami. Ini sudah beberapa kali terjadi dan membuat banyak penumpang jengkel. Seharusnya pihak pengelola bus Transjakarta ini bisa mengatasi permasalahan tersebut dengan mengatur jam pengisian BBG.


Karena jika terus menerus seperti ini, kapan mau majunya transportasi massal DKI Jakarta. Selain itu, menanggapi penghapusan trayek beberapa bis yang jalurnya sama dengan bus Transjakarta, terus terang saya juga merasa aneh pada Pemprov DKI. Karena setelah apa yang saya alami, penumpang semakin tidak terurus dan antrian semakin panjang. Itu terlihat di beberapa halte yang saya lewati.

Sebenarnya sewaktu masih adanya bis yang satu rute dengan busway, itu masih membantu banyak penumpang dan menjadi alternative, antara menaiki bus Transjakarta atau bis kota. Tapi setelah dihapuskan, alhasil semua penumpang pun bertumpukan di setiap halte. Untuk itu saya berharap, agar Pemerintah DKI segera menambah armada bus Transjakarta.

Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

Dythia. 081510256xxx

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya