Berita

ilustrasi/ist

Misteri ‘Video Ahmadiyah’ Terjawab Sudah

MINGGU, 13 FEBRUARI 2011 | 17:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komnas HAM memastikan bahwa Arif adalah anggota Jemaat Ahmadiyah dan juga orang yang merekam peristiwa penyerangan sekelompok orang terhadap anggota Jemaat Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten (Minggu, 6/2). Arif tidak memiliki hubungan dengan pihak penyerang dan sama sekali tidak mengetahui motif di balik serangan itu.

Demikian dijelaskan Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh di Doekoen Caffee, Minggu sore (13/2). Penjelasan Ridha Saleh ini melengkapi penjelasan sebelumnya yang ia sampaikan kepada Rakyat Merdeka Online kemarin (Sabtu, 13/2).

“Arif itu anggota Ahmadiyah. Dia datang ke Cikeusik bersama 17 warga Ahmadiyah lainnya,” ujar Ridha Saleh.

Bila ditanya kenapa kualitas video yang diambil Arif sangat bagus, itu karena Arif sudah terbiasa jadi “tukang shooting” merekam gambar seperti di pesta pernikahan. Arif bisa selamat dalam peristwa itu karena ia mengaku sebagai kontributor salah satu stasiun televisi nasional.

Video Cikeusik sempat mengusik rasa penasaran banyak penontonnya. Kualitas gambar dalam rekaman itu terlihat begiru bagus. Arif merekam peristiwa serangan itu dari jarak dekat. Termasuk ketika seorang anggota Jemaat Ahmadiyah dibantai hingga tewas.

Di menit ke 03:09 salah seorang penyerang terlihat menatap ke arah kamera Arif dan seperti memberikan salam dengan mengatupkan kedua telapak tangan di depan dada, lalu tersenyum.

Inilah hal-hal lain yang sempat membuat orang yang menonton rekaman itu berpikir jangan-jangan Arif adalah “agen” yang disusupkan ke dalam kelompok Ahmadiyah.

Arif mendatangi Komnas HAM pada hari Jumat lalu (11/2). Dia meminta perlindungan dan kini “disembunyikan” Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Untuk sementara, misteri ‘video Ahmadiyah’ terjawab sudah. [guh]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya