Berita

presiden sby/ist

Mantan Penasihat Presiden: Bila Terus Berlagak Pilon, SBY Tidak Sampai 2014

SABTU, 15 JANUARI 2011 | 22:33 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Di mata Adnan Buyung Nasution, mantan anggota Dewan Penasihat Presiden (Wantimpres) ini, Presiden SBY hanya sekadar berlagak pilon, misalnya, dengan mengatakan, tidak bisa mengintervensi untuk membongkar jaringan mafia hukum.

“(Tetapi) dari kacamata saya sebagai ahli hukum, SBY (yang) terus mengatakan tidak bisa intervensi adalah dalih, karena dia memang tidak punya nyali,” ujar pengacara senior Adnan Buyung Nasution yang sempat mendampingi SBY sebagai anggota Wantimpres antara 2007-2009.

Pernyataan itu disampaikan Buyung saat didaulat berbicara pada HUT Indonesia Democracy Monitor (Indemo) dan peringatan peristiwa Malari 1974 di Taman Ismail Marzuki, Sabtu malam (15/1).

“Dulu kami, aktivis demokrasi bersama Hariman Siregar, menginginkan adanya sistem pemerintahan yang teratur, dipilih rakyat langsung, berbentuk pemerintahan dari rakyat untuk rakyat. Itu harapan kami ketika reformasi. Tapi yang kita lihat sekarang hanya kebohongan demi kebohongan. Kalau begini terus, kita harus bergerak dari luar sistem. Dan SBY jangan berlagak pilon,” urai Buyung.

“Saya tegaskan, kalau begini terus pemerintahannya ini tidak akan bisa sampai 2014,” ujarnya lagi dengan berapi-api. [guh]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya