Berita

ilustrasi, macet jakarta

Publika

Kemacetan Karena Terowongan MT Haryono

JUMAT, 07 JANUARI 2011 | 01:14 WIB

RMOL. Kemacetan adalah hal yang biasa terjadi di kota seperti Jakarta. Hampir setiap anggota masyarakat pernah mengalami hal tersebut.

Seperti pengalaman saya, setiap saya pulang dan melewati terowongan yang berada di Jalan MT Haryono, dekat gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pada jam 17.00 sampai 18.00, kemacetan terjadi sepanjang terowongan tersebut. Banyak sekali kendaraan yang mengantri hanya untuk masuk ke terowongan itu.

Kendaraan tersebut berasal dari berbagai arah. Jam tersebut memang adalah jam pulang kantor, ditambah lagi banyaknya angkot yang menyerobot dalam antrian. Apalagi, terowongan ini menuju ke berbagai tujuan, seperti ke Tebet, Cawang, Kalibata, dan lain-lain. Bila bukan pada jam tersebut, terowongan dapat dilewati hanya dengan dua sampai tiga menit. Tetapi jika pada jam-jam padat, terowongan tersebut dilewati lebih lama, antara 10 sampai 15 menit. Apalagi bila hujan deras, terowongan itu bisa ditempuh dalam 15 hingga 30 menit.


Sebenarnya polisi sudah ada di situ dan membuat sistem buka tutup. Tapi sistem ini kadang tidak dijalankan dengan baik dan polisi juga tidak selalu ada. Selain itu, ada orang-orang yang mengatur agar angkot dan mobil bisa menyerobot seenaknya dengan hanya membayar Rp 500. Ini malah membuat jalan semakin macet.

Seharusnya pemerintah ikut memperhatikan dan membuat solusi. Polisi pun seharusnya selalu ada dan selalu menerapkan sistem buka tutup dengan baik dan benar, agar tidak ada kemacetan di terowongan itu lagi.

Laura Rosemarie Tebet, Jakarta Selatan  

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya