Berita

kpk/ist

LAPORAN AKHIR TAHUN

KPK Selamatkan Rp 275,9 Miliar Uang Negara

KAMIS, 30 DESEMBER 2010 | 15:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Selama periode 1 Januari sampai dengan 20 Desember 2010, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 275,9 miliar. Sebagian besar uang tersebut berasal dari kasus tindak pidana korupsi dan gratifikasi.

"Semuanya telah disetorkan ke kas negara dan kas daerah," kata Wakil Ketua KPK, Haryono Umar, dalam laporan akhir tahun KPK, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Kamis, 30/12).

Sementara itu, kata Umar, selama tahun 2010 KPK menerima 361 laporan gratifikasi.
Dari sisi pengaduan masyarakat, Umar melanjutkan, ada 5.884 laporan yang masuk ke KPK dan 5.761 laporan sudah ditelaah. Dari semua laporan tersebut yang terindikasi ada tindak pidana korupsinya hanya sebanyak 747 laporan dan 3.455 laporan tidak terindikasi sebagai tindak pidana korupsi.

Dari sisi pengaduan masyarakat, Umar melanjutkan, ada 5.884 laporan yang masuk ke KPK dan 5.761 laporan sudah ditelaah. Dari semua laporan tersebut yang terindikasi ada tindak pidana korupsinya hanya sebanyak 747 laporan dan 3.455 laporan tidak terindikasi sebagai tindak pidana korupsi.

Sementara dari sisi penindakan, KPK telah melakukan penyelidikan terhadap 52 kasus, penyidikan 62 perkara dan 55 perkara penuntutan. Perkara tindak korupsi yang sudah incraht 34 dan telah dieksekusi sebanyak 35 kasus.[yan]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya