Berita

sugeng teguh santoso/ist

Hak Diam Ari Muladi Dipastikan Berlanjut

SELASA, 28 DESEMBER 2010 | 13:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Sugeng Teguh Santoso memastikan kliennya, Ari Muladi, tersangka kasus dugaan upaya penyuapan terhadap dua pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah tidak akan memberikan keterangan kepada media dan penyidik KPK.

"Hari ini kita tetap akan gunakan hak kita untuk diam. Johan Budi (Jubir KPK) sudah katakan, sikap diam Ari Muladi tidak akan mengganggu proses penyidikan KPK. Saya pikir itu pernyataan yang benar, silakan saja proses itu dilakukan, lalu ajukan ke persidangan tanpa ada keterangan dari Ari Muladi," ujar Sugeng.

Apa tidak masalah kalau Ari Muladi bungkam terus?


"Keterangan yang mengikat itu kan keterangan di persidangan, kita akan bungkam hanya selama proses penyidikan saja. Menurut KUHAP keterangan di persidangan itu yang mengikat, bukan berita acara di penyelidikan. Berita Acara hanya jadi acuan di persidangan saja kan," jawab Sugeng di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Selasa, 28/12).

Sugeng tiba di gedung KPK, setelah Ari Muladi datang sebelumnya. Dia terlambat karena harus mengikuti persidangan gugatan pra peradilan ke KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya