Berita

SUAP DI MK?

Penting untuk Membongkar, KPK Periksa Rekan Refly

SELASA, 28 DESEMBER 2010 | 12:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi di Mahkamah Konstitusi. Setelah memeriksa ketua tim investigasi internal MK, Refly Harun (Senin, 27/12), kini giliran temannya, Maheswara Prambandono, yang dimintai keterangan oleh tim penyelidik KPK.

"Benar, hari ini KPK meminta keterangan saudara Maheswara P. Kita akan memintai keterangan terkait laporan dari tim investigasi dan juga laporan yang disampaikan oleh hakim konstitusi yang sekarang sedang dalam tahap penyelidikan," ujar juru bicara KPK Johan Budi SP, Selasa (28/12/2010).

Menurut Johan, keterangan dari Maheswara, yang juga seorang pengacara itu, sangat diperlukan KPK agar kasus dugaan korupsi di institusi yang dipimpin Mahfud MD itu bisa terbongkar.


Seperti diketahui, Maheswara bersama Refly, pernah mendatangi rumah Bupati Simalungun JR Saragih di daerah Pondok Indah pada 22 September silam. Di rumah JR Saragih itulah keduanya lalu mendengarkan cerita akan memberikan uang 1 miliar kepada hakim konstitusi terkait perkara gugatan Pilkada Simalungun.[ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya