Berita

sugeng teguh santoso/ist

Ari Muladi Dipastikan Bungkam kepada Penyidik dan Media

SENIN, 27 DESEMBER 2010 | 13:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ari Muladi dipastikan tidak akan menjawab pertanyaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.

Selain itu, tersangka kasus upaya penyuapan terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, juga dipastikan juga akan bungkam kepada media.

"Memang dari awal saya minta agar Pak Ari tidak memberikan keterangan apa pun baik kepada penyidik KPK dan media. Alasannya proses penahanan terhadap Pak Ari itu janggal dan itu tidak memenuhi rasa keadilan," ujar kuasa hukum Ari, Sugeng Teguh Santoso kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 27/12).


Selain itu, Sugeng juga membeberkan alasan kenapa dia tidak mendampingi kliennya yang saat ini masih diperiksa KPK. Dia mengatakan, penyidik KPK memintanya untuk mendampingi Ari secara mendadak.

"Tadi jam 11.30 WIB, penyidik KPK, namanya Taufik, menelpon saya minta datang untuk mendampingi Ari di pemeriksaan hari ini. Tapi saya tolak dan saya pastikan tidak akan hadir. Soalnya saya ada agenda lain menghadiri sidang pra peradilan gugatan terhadap KPK terkait proses penanganan Ari Muladi," bebernya.

Dia menambahkan, kalau KPK ingin Ari didampingi, mestinya kuasa hukum diberita tahu sehari sebelumnya bahwa akan ada pemeriksaan. Bukan mendadak diberita tahu. "Kalau mau, KPK harusnya memberitahukan kepada kami sehari sebelumnya. Jangan mendadak seperti ini," kesal Suegng. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya