Berita

SUAP DI MK?

JR Saragih Punya Bukti Rayuan Refly

SENIN, 20 DESEMBER 2010 | 19:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Bupati Simalungun, Sumatera Utara, JR Saragih, siap diperiksa penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi, dalam dugaan keterlibatannya dalam kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi.

"Klien kami siap dipanggil KPK kapan pun dan akan penuhi panggilannya," jawab Victor Nadapdap, pengacara JR Saragih melalui pesan singkat yang diterima Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu, (20/12).

Saat pemeriksaan nanti, tambah Victor, kliennya akan membeberkan semua bukti-bukti yang dimiliki terkait dugaan suap terhadap hakim Mahkamah Konstitusi yang dituduhkan kepada kliennya selama ini. Salah satunya bukti saran dan  bujukan dari mantan ketua tim investigasi Refly Harun agar mengaku pernah diperas hakim konstitusi kepada tim investigasi internal MK.


"Kita siap ajukan bukti sms-sms saudara Refly yang bujuk klien kami supaya ngaku diperas hakim MK," jelasnya.

Refly Harun sendiri sudah membantah tudingan Bupati Simalungun JR Saragih bahwa ia merayu bupati untuk mengaku ada pemerasan yang dilakukan oknum hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Refly, yang ia lakukan, hanya merayu JR untuk mau bersaksi di depan anggota tim investigasi, atas dugaan upaya pemerasan terhadap JR oleh oknum hakim MK.[ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya