Berita

chalid muhammad/ist

Laporan Kader Golkar Bentuk Kriminalisasi Intelektual

MINGGU, 19 DESEMBER 2010 | 14:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pengaduan kader Partai Golkar terhadap Yudi Latif merupakan bentuk kriminalisasi terhadap intelektual yang berupaya membongkar korupsi.

Demikian disampaikan Jurubicara Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kejahatan Ekonomi, Chalid Muhammad, dalam konferensi pers di Pancoran, Jakarta (Minggu, 19/12).

Seperti diberitakan sebelumnya (Senin, 13/12), Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung, Alzier Dianis Thabranie melaporkan Yudi Latif ke Mabes Polri dengan tuduhan tindak pidana penghinaan dan pencemaran nama baik. Alzier mengatakan, dirinya merasa tersinggung atas pernyataan Yudi Latif yang terkesan menghina Aburizal Bakrie, dalam sebuah acara televisi swasta.


"Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kejahatan Ekonomi saat ini telah menyiapkan seratus advokat untuk melakukan pendampingan hukum bagi Yudi Latif.  Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kejahatan Ekonomi juga mendesak agar kepolisian bertindak profesional dan non-diskriminatif mengusut secara tuntas kasus-kasus kejahatan korporasi. Usut tuntas kejahatan yang dilakukan oleh korporasi, bukan melakukan kriminalisasi masyarakat dan aktivis yang mau mengungkap kejahatan dari korporasi tersebut," tegas Chalid.

Selain itu, kata Chalid, Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kejahatan Ekonomi juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil alih kasus pajak yang melibatkan Gayus Tambunan, para penegak hukum, dan korporasi.

"Mendesak dalam kasus pajak Gayus agar diusut asal muasal uang yang diterima Gayus dan perusahan-perusahaan pengemplang pajak. Diperiksa seluruhnya," demikian Chalid.[yan]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya