Berita

yudi latif/ist

Romo Benny: Moralitas Pelapor Yudi Perlu Dipertanyakan

MINGGU, 19 DESEMBER 2010 | 14:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pengamat politik, Yudi Latif diadukan ke Mabes Polri oleh kader Golkar. Dilihat secara etika dan moral, langkah kader partai berlambang pohon beringin itu dipandang sebagai pembunuhan terhadap intelektual yang kritis.

"Kasus ini dengan jelas memperlihatkan kekuatan-kekuatan politik tengah mem-bom para intelektual," kata tokoh pluralisme, Romo Antonius Benny Susetyo Pr dalam konferensi pers bersama Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kejahatan Ekonomi di Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (19/12).

Romo Benny berpendapat, apabila Yudi dikriminalkan berarti ini pembunuhan dan pengkhianatan terhadap demokrasi. Disamping itu pula, bentuk pengkhianatan terhadap cita-cita reformasi dimanan intelektual dan media sangat mudah dikontrol oleh kekuatan politik.


Menurut dia pula, orang yang melaporkan Yudi patut dipertanyakan moralitas dan kredibilitasnya.

"Jangan sampai kekuatan kapital bisa mendikte politik dan hukum, lalu di lain sisi membunuh intelektual yang kritis," ucapnya mengingatkan.

Seperti diberitakan, Senin (13/12) lalu, Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung, Alzier Dianis Thabranie melaporkan Yudi Latif ke Mabes Polri dengan tuduhan tindak pidana penghinaan dan pencemaran nama baik. Alzier mengatakan, dirinya merasa tersinggung atas pernyataan Yudi Latif yang terkesan menghina Ketumnya, Aburizal Bakrie. Disebutkan, dalam sebuah acara televisi swasta, Yudi Latif menyebut Ical tersangkut kasus pajak Gayus Tambunan. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya