Berita

Makhfud Ngebet Diperiksa KPK

SENIN, 13 DESEMBER 2010 | 16:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pengacara panitera pengganti Mahkamah Konstitusi Makhfud, Andi M Asrun, Senin petang (13/12), kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi di Kuningan, Jakarta.

Kepada wartawan Asrun menyampaikan kedatangannya kalinya ini adalah untuk meminta agar KPK segera memeriksa kliennya dalam kasus suap yang diterimanya dari calon Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud.

"Iya, tadi kami mengajukan permohonan agar KPK segera memeriksa panitera pengganti (Makhfud) dalam kasus penerimaan suap Rp 35 juta dari Dirwan," jelasnya.


Asrun menambahkan, dalam laporannya kali ini, pihaknya juga telah memberikan alat bukti kepada KPK. Antara lain bukti transfer pengembalian uang dari Makhfud kepada Dirwan Mahmud setelah kasusnya Dirwan kalah di MK.  

"Kita berikan bukti tiga kali transfer uang melalui Bank BCA, pertama  Rp 35 juta kepada Dirwan Mahmud, masing-masing Rp 20 juta, Rp 5 Juta dan Rp 10 juta," bebernya.

Jumat kemarin (10/12), melalui tim kuasa hukumnya, Makhfud juga sudah melapor kepada KPK, mengakui bahwa dirinya sudah menerima gratifikasi dari Dirwan sebesar Rp 35 juta, bukan Rp 58 juta seperti yang dilaporkan MK dan telah mengembalikannya pada Dirwan pada April 2010.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya