Berita

TKI DISIKSA

Pemerintah Harus Kirim Nota Protes ke Kerajaan Arab Saudi

KAMIS, 18 NOVEMBER 2010 | 15:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Penganiayaan terhadap Tenaga Kerja Indonesia asal Dompu Nusa Tenggara Barat, Sumiati Binti Salan Mustafa, oleh majikannya di Arab Saudi merupakan bentuk pelanggaran HAM yang serius.

Hal itu diungkapkan anggota komisi IX Rieke Diah Pitaloka kepada wartawan di Hardrock Cafe, Jakarta (Kamis, 18/11).

Terhadap kasus itu, menurut politisi PDI Perjuangan ini, Pemerintah harus segera mengirimkan nota protes diplomatik kepada pihak Kerajaan Arab Saudi sebagai bentuk protes terhadap kebiadaban majikan Sumiati yang sangat tidak manusiawi.


"Pemerintah, dalam hal ini Kemenakertrans, harus melakukan investigasi terhadap proses penempatan Sumiati ke Arab Saudi. Kuat dugaan mereka merupakan sindikat trafficking," tambahnya.

Pemerintah, lanjutnya, juga  harus mendorong dan mengawal kasus ini untuk segera diproses melalui jalur hukum dan memastikan tidak ada proses di luar itu.

"Pemerintah harus jadikan kasus ini sebagai momentum untuk mengambil langkah kongkret bagi perlindungan pembantu rumah tangga migrant melalui pembentukan MoU bersama Arab Saudi sesuai prinsip-prinsip HAM dan decent work (kerja layak)," demikian pemeran Oneng dalam serial Bajaj Bajuri ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya