Berita

ilustrasi

Publika

Uang Gayus dan Mental Buruk Aparat Negara

RABU, 17 NOVEMBER 2010 | 18:30 WIB

RMOL. Perbuatan Gayus Tambunan yang dengan mudahnya keluar dari tahanan, merupakan cermin buruknya manajemen pengawasan.

Gayus yang punya uang banyak diimbangi dengan rapuhnya moral aparat lembaga pemasyarakatan, memudahkan Gayus melakukan suap. Dengan sejumlah uang, mulai dari jutaan hingga ratusan juta rupiah, maka Gayus bisa berlenggang-lenggang kangkung pulang ke rumah atau jalan-jalan ke mana dia suka. Itu bukan hal yang baru.
Berikut ini adalah sedikit saran dan solusi yang isa diberikan kepada pemerintah.

Pertama, perlu adanya lembaga pemasyarakatan khusus koruptor dan orang berduit.

Pertama, perlu adanya lembaga pemasyarakatan khusus koruptor dan orang berduit.

Kedua, kepada KPK diharapkan memiliki rumah tahanan, lembaga pemasyarakatan atau penjara dengan sekuriti berlapis, CCTV, mesin absensi sistem sidik jari di mana tiap pagi, siang dan malam.

Pengawasan melalui CCTV juga harus dilakukan selama 24 jam nonstop sepanjang hari (bisa dilakukan dari kantor Kemenhukham).

Saran solusi tersebut sangat masuk akal dan tidak terlalu sulit untuk dilaksanakan. Hanya pemimpin dan pejabat yang kurang cerdas saja yang masih berkutat mempertahankan sistem pengawasan yang sekarang tergolong jadul ini.

Hariyanto Imadha
BSD Nusaloka Sektor XIV-5
Jl.Bintan 2 Blok S-1/11
Tangerang 15318



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya