Berita

mega/ist

IPO KS MIRING

Sukur Selamatkan SBY Sekaligus Mega

KAMIS, 04 NOVEMBER 2010 | 14:50 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Penjualan saham Krakatau Steel (KS) mengingatkan masyarakat pada kesalahan besar Megawati dalam penjualan PT Indosat kepada asing pada tahun 2000.

Hal itu menimbulkan respons dari anggota Komisi VI Sukur Nababan. Sukur mengatakan, sebaiknya tidak usah mengaitkan kesalahan penjualan Indosat di masa lampau dengan figur mantan presiden Megawati.  Menurutnya lebih baik kita fokus pada permasalahan KS

"Kita sepakat harga KS sangat murah dan tidak wajar tapi kami dari PDIP tidak pernah menyebutkan nama SBY," katanya di Gedung DPR, Kamis (4/11).


Menurut Sukur yang harus bertanggung jawab dalam kasus obral BUMN ada pada tingkat menteri.

"Ada kesalahan dalam KS dimana harganya murah, tapi tidak satu kata pun kami mengatakan itu salah SBY. Memang titik pertanggungjawaban moral ada pada presiden tapi secara teknis kesalahan ada pada menteri terkait," lanjutnya.

Pernyataan Sukur itu seolah ingin menyelamatkan citra bosnya di PDI Perjuangan dari memori buruk masyarakat akan penjualan PT Indosat ke PT Temasek pada saat Mega menjadi presiden. Kasus KS memang kurang lebih mirip dengan dosa rezim Mega. [arp]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya