Berita

Publika

Mbah Maridjan Bukan Superhero

RABU, 03 NOVEMBER 2010 | 11:36 WIB

RMOL. BANYAK orang mengatakan bahwa Mbah Maridjan adalah juru kunci Gunung Merapi. Padahal, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan kepada para wartawan, bahwa Mbah Maridjan bukan juru kunci Gunung Merapi. Melainkan, juru kunci keraton yang mendapat titah (tugas) dari keraton untuk melaksanakan upacara budaya tradisional di Gunung Merapi.

Anggapan bahwa Mbah Maridjan hebat juga perlu diverifikasi secara empiris. Yang pasti, pada 2006 Mbah Maridjan menolak diungsikan, walaupun para ahli vulkanologi dan Tim SAR membujuk Mbah Maridjan untuk turun gunung. Terbukti, Mbah Maridjan selamat. Lantas media massa membesar-besarkan kasus itu. Bahkan Mbah Maridjan dijadikan bintang iklan. Padahal, kehebatannya bukanlah kehebatan empiris. Hanya satu kali. Terbukti, pada 2010 Mbah Maridjan gagal dan tewas.

Ada anggapan bahwa Mbah Maridjan seorang leader dan bahkan perlu diusulkan jadi pahlawan. Ini juga tidak benar. Yang namanya leader yaitu orang yang mampu memimpin orang lain dan dirinya sendiri. Sedangkan Mbah Maridjan tidak mampu memimpin dirinya sendiri.


Anggapan bahwa Mbah Maridjan mati khusnul khotimah juga tidak benar. Ada 18 ciri khusnul khotimah. Dua di antaranya mirip dengan peristiwa Mbah Maridjan, yaitu mati terbakar dan sedang shalat. Padahal, yang dimaksud mati terbakar adalah apabila tidak sengaja. Sedangkan Mbah Maridjan sengaja. Shalatnya Mbah Maridjan bagus. Tetapi, seharusnya Mbah Maridjan menyelamatkan diri kemudian shalat. Namun yang dilakukan Mbah Maridjan adalah shalat dalam kondisi menantang logika alam. Menantang bencana. Padahal, menyelamatkan diri dari bencana menurut agama Islam hukumnya wajib.

Hariyanto Imadha
BSD Nusaloka Sektor XIV-5
Jl.Bintan 2 Blok S-1/11
TANGERANG 15318

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya