Berita

Blitz

Jupe Sebut Depe Bermulut Bak 'Tong Sampah'

SELASA, 02 NOVEMBER 2010 | 11:43 WIB

RMOL. Perseteruan Julia Perez dan Dewi Persik kian memanas. Hal ini tampak setelah Dewi Persik mangkir saat syuting film "Arwah Goyang Kerawang". Jupe, panggilan Julia Perez, tak habis pikir dengan apa yang dilakukan pedangdut itu. Jupe pun menyebut Depe tak profesional.

Tak terima disebut tak profesional, Depe menuduh Julia Perez telah melakukan pencemaran nama baik. Namun, tudingan Depe itu dianggap sebagai kelakuan orang yang sakit jiwa.

"Jadi intinya perempuan ini psikopat abis. Dia sakit jiwa. Jadi bukan sakit panas, tapi sakit jiwa dan harus dimasukin ke rumah sakit jiwa," ujar Jupe ditemui di Jalan Kakas, Ciganjur, Senin (1/11).


Jupe pun menuding kalau Dewi Persik bukanlah wanita yang menjadi bandingan atau levelnya dalam acting sebuah film. Lagi-lagi, Jupe pun memprotes Dewi dengan menyebutnya sebagai wanita yang memiliki mulut layaknya tong sampah.

"Dan saya mau bilang satu hal buat Dewi, saya bukan tipe perempuan yang maunya diadu dan bukan level saya juga harus adu mulut seperti tong sampah seperti ini. Buat saya kita mending adu bakat, apalagi kamu sudah tanda tangan kontrak. Kita main bareng dan ada di scene ini yang kita jambak-jambakan juga. Kita bersaing sehat juga. Saya bukan tipe artis yang nyampah," jelas Jupe.

Setelah proses reading naskah berlalu, Dewi sempat minta bagian peran utama dan bayaran yang lebih tinggi. Untuk masalah peran, produser tidak bisa berbuat banyak karena sebelumnya Dewi tidak protes. Namun soal bayaran mereka masih bisa untuk bernegosiasi. Namun lagi-lagi Dewi tidak juga ikut syuting.

Apakah hal ini dilakukan Dewi, sengaja untuk menaikkan popularitas dirinya?

"Oh nggak masalah, karena teman-teman wartawan juga sudah tau kan dia selalu kena gosip. Kalau nggak aborsi, keguguran, berantem sama orang, kawin sirih, yang kayak gitu, yang nggak penting dan nggak berbobot. Jadi kita yang normal yang ngalah," ujar Jupe santai.   [rry/zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya