Berita

ilustrasi/ist

MORATORIUM KUNKER LN

Sekjen PKS Nilai Usul PAN Tak Penting

SENIN, 01 NOVEMBER 2010 | 17:21 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Usul moratorium kunjungan kerja ke luar negeri yang diusulkan Partai Amanat Nasional di Sidang Paripurna kemarin tidak berlaku ke semua fraksi. Usul itu juga belum dibahas di pimpinan DPR.

"Kan kemarin tidak jadi keputusan. Memang diangkat di Paripurna. Tapi Paripurna tidak memutuskan apa-apa," ujar Wakil Ketua DPR Anis Matta kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Senin, 1/11).

Anis Matta menjelaskan, untuk mengajukan moratorium tidak harus melalui jalur resmi atau melalui pimpinan dewan terlebih dahulu. Yang dibutuhkan adalah ketaatan anggota fraksi pada instruksi partai masing-masing.


"Cukup instruksikan saja pada anggota. Tidak perlu surat resmi. Cukup DPP (partai) saja yang kirim surat ke fraksi. Itu pun kalau anggota fraksinya taat kepada DPP," imbuh Sekjen DPP PKS ini.

Saat ditanya sampai saat ini, fraksi mana saja yang sudah memutuskan untuk tidak mengikut sertakan anggotanya dalam melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, Anis Matta mengaku belum tahu. Dia mengatakan, hal itu bisa ditanyakan langsung ke bagian Sekretariat Jenderal DPR. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya