Berita

syarief hasan/ist

PEKAN BATIK NASIONAL

Disiapkan Kredit Tanpa Agunan untuk UKM Batik

RABU, 27 OKTOBER 2010 | 15:56 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Penyelenggaraan Pekan Batik Nasional Nusantara (PBN) 2010 di Kota Pekalongan resmi di buka Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, kemarin Selasa, (27/10).

Pekan batik bertujuan melindungi warisan budaya bangsa dan mempertahankan pengakuan yang diberikan UNESCO terhadap batik. Dalam kesempatan itu, Menkop menjamin kemudahan kredit bagi UKM Batik.

"Acara ini merupakan satu terobosan menjaga heritage bangsa yang telah diakui oleh UNESCO. Batik menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Batik menjadi salah satu identitas bangsa terhadap bangsa-bangsa lain ," katanya.


Syarief menegaskan Kemenkop dan UKM akan mendukung penuh perajin batik dengan melakukan berbagai kerja sama, baik pembiayaan, penyaluran kredit, maupun pemasaran. Para perajin batik sebagai bagian dari unit Usaha Kecil  Menegah (UKM) harus memperoleh penguatan ekonomi, melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

”Pemerintah menyiapkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) sampai Rp 20 juta tanpa agunan. Yang jadi agunan adalah usaha itu sendiri, selain itu pemerintah juga akan membantu memasarkannya,” jelas Syarief.

Menurutnya, kemudahan terhadap UKM Batik, tidak lain untuk mengangkat UKM sebagai tiang ekonomi masyarakat, mengingat UKM mempunyai peran besar dalam menggerakkan kegiatan ekonomi nasional. Ditangan UKM penyerapan tenaga kerja sangat sangat besar, yang selanjutnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Penyaluran, KUR sendiri melalui enam bank, antara lain BNI, Bukopin, BTN, dan BPD Jateng. Bank-bank itu didorong untuk menyalurkan KUR sebesar-besarnya kepada pelaku UMKM, termasuk perajin batik.

”Tidak usah ragu-ragu menyalurkan KUR minimal Rp 20 juta tanpa agunan. Pemerintah yang akan menjamin. Apabila tidak lancar, pemerintah telah menjamin 80 persen,” tegasnya seraya mengusulkan pemberian penghargaan kepada bank yang paling banyak menyalurkan KUR.

Pada kesempatan itu, Menteri Koperasi menyerahkan dana usaha serta penyaluran KUR kepada sembilan koperasi dan pelaku usaha senilai Rp 175 juta. Pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Pemkot Pekalongan melalui penandatanganan nota kesepahaman pengembangan jaringan usaha UMKM batik.

Perhelatan Pekan Batik Nasional dengan tema ‘Batik menembus batas ruang dan waktu’  sendiri digelar secara lima hari dan diikuti 108 stan dari 24 provinsi penghasil batik. [zul]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya