Berita

Publika

Lubang Menganga di Sunter Kok Dibiarkan?

RABU, 20 OKTOBER 2010 | 00:18 WIB

RMOL. Saya meminta pada pihak terkait, terutama Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta agar memperhatikan kondisi jalan di depan Jubilee School, Sunter, Jakarta Utara. Kondisi jalan di kawasan itu rusak parah. Padahal, jalan tersebut merupakan jalur yang sering digunakan mobil-mobil pribadi menuju sekolah maupun penghuni apartemen di sekitar lokasi.

Parahnya kondisi jalan tersebut terlihat dengan adanya kubangan besar yang menganga, yang besarnya hampir satu meteran. Dari pantauan saya, kubangan pertama terdapat pada lajur menuju Jalan Danau Sunter Barat, di mana lubangnya juga sangat besar. Sehingga kendaraan yang melintas harus melambatkan kendaraannya. Kalau tidak, bisa jadi kubangan tersebut akan berdampak buruk pada pengendaranya alias terjadi kecelakaan.

Sedangkan pada lajur kedua, yakni ke arah Kemayoran, jalur tersebut adalah yang paling sering memakan korban. Karena banyak kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak melihat adanya lubang. Akibatnya, banyak di antaranya memilih menghindari lubang yang membahayakan keselamatan dirinya serta pengendara lain. Ada pula sebagian lainnya tetap melaju, meski sempat oleng setelah menghantam lubang yang menganga. Atas dasar pengalaman yang saya itu, seharusnya pengendara mendapat perlindungan dengan adanya perbaikan jalan tersebut.


Selain membahayakan, jalan tersebut juga sering macet parah. Belum lagi, buruknya kondisi jalan buat kendaraan yang melintas, bisa mengakibatkan kerusakan pada shock breaker kendaraan baik motor maupun mobil.

Saya menilai, sejak awal tahun ini sepertinya Pemerintah DKI Jakarta jarang melakukan pemantauan di lokasi tersebut. Mohon perhatiannya segera. Apalagi, masyarakat sudah melakukan kewajibannya membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tiap tahunnya.

Pratomo, 08381789xxx

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya