Berita

Syarief Hasan/ist

Menkop UKM: Perbankan Tak Boleh Persulit Penyaluran Kredit KUR

SELASA, 19 OKTOBER 2010 | 16:35 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Menteri Koperasi  dan Usaha Kecil Menengah Syarifuddin Hasan mengimbau kalangan perbankan di Kalimatan Tengah untuk mempermudah pemberian dan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) kepada masyarakat.

"Saya tegaskan perbankan jangan mempersulit masyarakat untuk mendapatkan KUR, karena ada jaminan agunan dari pemerintah," katanya saat memimpin rapat koordinasi penyaluran kredit bersama pimpinan perbankan, kepala-kepala daerah di Kalimantan Tengah.

Menteri Syarief mengatakan, saat ini masyarakat, terutama kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diberi kemudahan mendapatkan KUR, begitu pun dengan besaran kredit mikro.


"Kalau sebelumnya pemberian kredit mikro hanya lima juta rupiah tanpa agunan, maka saat ini pemberian kredit mikro boleh diberikan hingga Rp 20 juta, sedangkan untuk agunan cukup dengan usaha saja," ujarnya.

Menurut dia, pemberian KUR bagi UMKM bertujuan menciptakan iklim usaha yang mandiri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Masyarakat harus memanfaatkan KUR secara optimal untuk mengembangkan jenis usaha, yang dirintis menjadi lebih berkembang dan maju," katanya.

Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat ini yakin, kalau KUR 80 persen berhasil di Kalteng, angka kemiskinan akan dapat ditekan. “Saya punya keyakinan angka pengangguran akan nol dan kemiskinan sisa dua persen,” harapnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya