Berita

ilustrasi

Publika

AC Bandara Kok Mati

SABTU, 09 OKTOBER 2010 | 06:22 WIB

RMOL. Saya adalah penumpang pesawat Garuda dari Bandara Udara Radin Inten II Bandar Lampung tujuan Jakarta. Ketika memasuki wilayah bandara dan usai memesan tiket, di dalam ruang bandara pendingin udara (AC) saat itu mati. Namun hal ini masih bisa saya maklumi.

Tetapi saat saya menunggu kedatangan pesawat dan menunggu di ruang tunggu bandara, ternyata ruangan tersebut pun juga tanpa pendingin ruangan. Ada apa dengan bandara sekelas Raden Inten II Bandar Lampung ini? Setelah saya tanya-tanya, ternyata Bandar udara tersebut sedang dalam tahap renovasi.

Namun jika sedang direnovasi, seharusnya ruangan tersebut tetap diberikan pendingin. Meski dalam ruangan itu tersedia alat pendingin, kenapa kok nggak berfungsi? Bandara mana pun, seharusnya ketika penumpang menunggu di ruang tunggu, pendingin ruangan menyala. Ini kok mati, banyak penumpang yang kepanasan. Apalagi wilayah Bandar Lampung panasnya sangat menyengat. Ini harus menjadi perhatian bandara. Selain itu, kipas angin pun juga tidak ada


Bahkan, saat itu saya melihat seorang ibu membawa bayinya. Terlihat sang bayi merengek terus akibat udara di bandara yang sangat panas. Alhasil sang ibu hanya bermodalkan kertas koran mengipasi untuk sang bayi.

Bagi pengelola Bandara Lampung, tolong perhatikan kenyamanan para penumpang. Karena bandara bagaimana pun juga tidak bisa disamakan dengan terminal maupun pelabuhan yang biasanya tidak disediakan pendingin udara.

Selain itu, kondisi bandara juga terlihat kotor, mengganggu kenyamanan di ruang tunggu bandara. Sebaiknya pengelola bandara segera menyelesaikan masalah ini. Karena ini bisa menjadi citra buruk bagi bandar udara di Provinsi Bandar Lampung. Terimakasih.

Fajar, Fajar_maf@yahoo.com

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya