Berita

JENNY CORTEZ/IST

Blitz

Tak Terima Disebut Perek, Jenny Cortez Laporkan Glow Management ke Polisi

RABU, 06 OKTOBER 2010 | 17:51 WIB

RMOL. Aktris yang kerap tampil seksi, Jenny Cortez, berakting sebagai pelacur di film terbarunya 'Pengakuan Seorang Pelacur'.

Namun setelah syuting film selesai, Jenny mengaku tak kunjung dibayar. Aktris seksi itu juga melaporkan pihak manajemen yang ditudingnya telah mengatainya sebagai 'perek'.

Jenny Cortez, ditemani kuasa hukumnya, Janes Pakpahan, mengadukan kasusnya ke Polres Jakarta Selatan, (Selasa, 5/10).


"Aku melaporkan manajemen yang belum bayar honor film kemarin. Dari manajemen itu yang menahan uangku, uang yang cukup banyak," kata Jenny.

"Lumayan buat ke salon," katanya seraya tertawa.

Sebelum akhirnya memilih menempuh jalur hukum, Jenny sebenarnya telah mencoba melakukan langkah persuasif dengan menggelar diskusi bersama dengan pihak manajemen. Namun tidak ada itikad baik dari Glow Management, tempat dia bernaung.

Bukan hanya karena honor yang tidak dibayar Jenny akan melaporkan Glow Management. Jenny juga mengadukan Glow management ke polisi karena ada kata-kata makian yang diduga dilontarkan pihak Glow kepadanya.

"Di Facebook dan Twitter dia menjatuhkan aku. Seharusnya nggak layak seperti itu," curhatnya.
 
"Selama dua bulan mereka membahas masalah ini di Facebook (FB). Bahasanya kasar. Mereka bilang aku seperti perek. Aku ada bukti-buktinya pernyataan mereka yang ditujukan ke aku. Kalau mereka mau marah sama aku, tidak lewat Twitter dan FB. Kan bisa langsung ngomong sama aku. Aku melihat mereka jadi seperti anak kecil," tuding Jenny. [rry/arp]


 

 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya