Berita

SINABUNG MELETUS

Tifatul Sembiring dan Masyarakat Karo di Jakarta Kumpulkan Donasi

RABU, 01 SEPTEMBER 2010 | 12:48 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Letusan Gunung Sibanung telah membawa duka tidak hanya di kalangan masyarakat Karo yang hidup di kawasan gunung itu, tetapi juga di kalangan masyarakat Karo di Jakarta.

Di rumah dinas Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring, tadi malam (Selasa, 31/8) misalnya, masyarakat Karo mengumpulkan donasi hingga Rp 65,5 juta untuk membantu korban meletusnya Gunung Sinabung secara spontan.

"Kita sangat prihatin dengan bencana yang terjadi di Sinabung, bencana Sinabung adalah bencana kemanusiaan dan merupakan bagian dari rakyat Indonesia yang perlu dibantu segera," ujar Tifatul.

Gerakan spontan ini diprakarsai Tifatul dengan menyebut sumbangan awal dari pribadinya sendiri. Setelah itu, Tifatul menanyakan satu per satu tamunya: "Bapak mau sumbang berapa?"


Beberapa hadirin terlihat kikuk menjawab pertanyaan Menkominfo yang tiba-tiba pada acara buka bersama itu. 



"Tidak sampai 5 menit tekumpul Rp 65,5 juta," ujar Tifatul kepada Rakyat Merdeka Online.

Tifatul senang atas kebersamaan yang terjalin antara masyarakat Karo di Jakarta dan berempati kepada saudara-saudara yang berada di sekitar Sinabung. 

Tifatul sebagai putra Karo menyatakan dalam pertemuan itu, bahwa pengumpulan dana ini baru permulaan, sehingga perlu penggalangan dana dari seluruh masyarakat Karo maupun yang bukan.

Dia mengimbau agar masyarakat Karo yang ada di perantauan bahu membahu membantu korban. Laporan sementara dari masyarakat Karo di Kaban Jahe jumlah pengungsi sudah mencapai 28.000 orang.

Terkait situasi tersebut Tifatul menyatakan, "Kemungkinan besok atau lusa sudah ada tim pendahuluan berangkat, kan sudah ada modal. Bantu yang pokok-pokok dulu, seperti makan, minum, obat-obatan dan sanitasi mereka."

Tifatul sendiri akan mencari kesempatan yang tepat untuk meninjau langsung ke lapangan korban letusan Gunung Sinabung. [zul]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya