Berita

Dunia

Guru Australia Minta Murid Rencanakan Serangan Teroris

KAMIS, 26 AGUSTUS 2010 | 09:56 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Seorang guru di Australia membuat heboh karena meminta murid-murid di kelasnya merancang serangan teroris yang dapat membunuh sebanya mungkin orang yang tak bersalah.

Kejadian ini terjadi di sebuah sekolah di Australia Barat.

Sang guru yang mengajarkan mata pelajaran kemasyarakatan dan lingkungan itu mengatakan serangan teroris di Australia tersebut dapat menggunakan bahan kimia atau biologi, lapor Australian Associated Press.

Murid-muridnya juga diinstruksikan untuk menjelaskan bagaimana mereka memilih calon korban. Belakangan, tugas itu dibatalkan setelah seorang murid menolak.

Namun, cerita tentang tugas aneh yang diberikan sang guru sudah terlanjur merebak ke luar kelas dan menjadi pembicaraan hangat di stasiun radio Australia hari Rabu kemarin (25/8).

Tery Martino sang kepala sekolah pun terpaksa turun tangan untuk menenangkan keadaanya. Menurutnya, tugas itu diberikan oleh seorang guru wanita muda yang kurang berpengalaman. Dia telah diminta untuk membatalkan tugas itu. [guh]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya