Berita

Menteri Tifatul: Beberapa Pengamat Lebay

RABU, 25 AGUSTUS 2010 | 14:51 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Sejumlah pengamat politik seringkali menyampaikan analisa yang berlebihan mengenai perkembangan situasi politik.

Kritik keras ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu siang (25/8).

Misalnya, dalam salah satu pesannya Presiden SBY meminta agar koordinasi di antara Kementerian lebih diintensifkan lagi. Dalam beberapa kesempatan di Rapat Kabinet, SBY juga mengingatkan agar tidak seluruh masalah dijawab langsung oleh Presiden. SBY meminta agar para menteri mengoptimalkan keberadaan humas di setiap kementerian untuk menginformasikan sejumlah kasus yang tengah di tangani kementerian itu.

Tetapi, Tifatul menyayangkan, ada pengamat yang menyebut SBY marah dan memiliki keinginan SBY untuk me-reshuffle kabinet.

“Beberapa pengamat memang agak berlebihan dalam menilai, ada yang bilang Presiden SBY curhat-lah, mengeluh-lah. Ini agak berlebihan, istilah anak muda sekarang, komentarnya lebay atau dilebih-lebihkan. Sebenarnya wajar saja seorang Presiden memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran kabinetnya agar memiliki satu orientasi yang sama", demikian Tifatul. [guh]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya