Berita

Dunia

Ibu Obama Ikut Jatuhkan Soekarno?

SENIN, 23 AGUSTUS 2010 | 14:16 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Spekulasi baru merebak. Ayah dan ibu Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama diduga kuat memiliki hubungan dengan Central Intelligent Agency (CIA).

Adalah peneliti dan penulis berkebangsaan Amerika Serikat, Wayne Madsen, dalam Wayne Madsen Reports (WMR) yang baru-baru ini mengungkap berbagai informasi yang dimilikinya mengenai keterkaitan antara keluarga Obama dengan CIA. Menurut informasi yang diperoleh Madsen itu, sejumlah tokoh di CIA memiliki hubungan erat dengan Obama berikut ibu dan ayahnya, juga nenek dan kakeknya.

Barack Obama Senior disebut sebagai salah seorang pendukung operasi intelijen di AS untuk menghadang pengaruh komunis, Uni Soviet dan China, di Kenya dan Afrika.  

Kedua orang tua Obama bertemu di kelas bahasa Rusia di University of Hawaii at Manoa, yang dalam laporan ini disebutkan sebagai bagian dari program AS untuk menjaring mahasiswa anti-komunis dari Afrika. Obama Senior tercatat sebagai mahasiswa dari Afrika pertama yang kuliah di kampus itu.

WMR memperoleh kutipan Reuters tertanggal 12 September 1960 yang mengatakan bahwa program beasiswa yang diikuti Obama Sr, didukung oleh Josseph Kennedy Foundation yang pada dasarnya merupakan bagian dari operasi CIA untuk mendidik agennya di Afrika yang ketika itu menjadi ajang perebutan kekuasaan antara AS, Uni Soviet dan China.

Adapun ibu Obama, Stanley Ann Dunham, diduga ikut menjatuhkan Presiden Soekarno di Indonesia. Setelah Soekarno tumbang, Ann Dunham bergabung dengan East West Center di Hawaii dan USAID juga Ford Foundation. Ibu Obama kemudian menikah dengan Lolo Soetoro dari Jogjakarta yang disebutkan dalam laporan itu sebagai asisten Soeharto. [guh]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya