Berita

PDIP Berikan Catatan Pada RUU OJK

RABU, 18 AGUSTUS 2010 | 21:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Rancangan Undang-undang tentang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang disodorkan pemerintah disepakati oleh DPR. Bahkan DPR menilai pembentukan lembaga pengatur dan pengawas perbangkan, pasar modal dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) tersebut harus segera dilakukan sebelum pergantian tahun.

“Meski menyetujui, fraksi PDIP mengingatkan beberapa hal kepada pemerintah. Misalnya mengenai pola koordinasi OJK dengan kemenkeu, BI dan lembaga-lembaga lainnya,”  demikian disampaikan I Gusti Agung Rai Wirajaya, salah seorang anggota Pansus OJK dari fraksi PDIP saat memberikan pandangan fraksi terhadap Rancangan Undang-Undang OJK dari Pemerintah, Rabu (18/8) di gedung DPR/MPR.

“OJK yang dibentuk haruslah sesuai dengan karakteristik moneter dan perbangkan nasional. Jangan mudah meniru sistem perbangkan negara-negara lain. Ini sangat perlu mengingat OJK bukan jaminan (antibody) krisis tidak akan melanda perbankan kita.  Tidak ada sistem perbankan yang kebal terhadap krisis,” jelas I Gusti.


Soal independesi OJK, pola rekrutmen pimpinan OJK harus dilakukan secara transparan dan terbuka. Menurutnya, PDIP menghendaki rekrutmennya dipilih oleh DPR. “Ini juga sebagai bentuk pembatasan terhadap campur tangan pemerintah karena OJK merupakan lembaga independen,” tambahnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya