Berita

Jenderal Try Sutrisno: Euforia Demokratisasi Tak Sejalan Dengan Falsafah Negara

SENIN, 09 AGUSTUS 2010 | 12:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Euforia demokratisasi saat ini telah kebablasan dan sudah tidak sejalan dengan dasar negara dan falasafah negara.

Hal itu dikatakan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno dalam sambutan tertulis yang dibacakan Letjen (Purn) Monang Siburian pada acara Semiloka Upaya Percepatan Pemberantasan Korupsi di Auditorium Gedung Forum Komunikasi Purnawiraan TNI/Polri di Jalan Senen Raya, Jakarta (Senin, 9/8).

"Banyaknya lembaga baru dalam era reformasi sudah membebani keuangan negara dan memperlambat program peningkatan kesejahteraan rakyat. Tidak aneh karenannya saat ini masih banyak rakyat yang masih menderita. Angka kemiskinan boleh turun tapi orang miskin bertambah banyak," lanjutnya.


Masih menurut Try Sutrisno, ada banyak rakyat kita yang saat ini makan nasi aking karena tidak mampu membeli sembako.

"Reformasi perlu kita luruskan dan kita koreksi. Kita wajib menghargai pemerintah, tapi persoalan ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tugas kita bersama. Perlu ada karya nyata," pungkasnya.

Mantan Wapres jaman Soeharto ini juga mengutip pepatah sesepuh pendahulu bangsa, "Jangan hanya banyak Bicara, tetapi banyaklah bekerja. Kita atasi persoalan ini dengan berkarya nyata dengan bidang pengabdian kita masing-masing." [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya