Suhud mengatakan, sepak bola bukan sekadar olahraga, tapi perekat kebangsaan, apalagi setelah selesainya Perda Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) DKI Jakarta tahun 2026-2046 sebagai pusat perekonomian nasional.
“Semangat yang dibutuhkan sama, kerja keras, kekompakan, dan pantang menyerah seperti Timnas Garuda di lapangan,” ujar Suhud di malam ini. Hal ini disampaikan Suhud di Gedung DPRD DKI Jakarta.
Suhud juga mengimbau warga yang hadir ke SUGBK menjaga ketertiban dan keamanan, serta warga yang menggelar nonton bareng (nobar), dilakukan dengan tertib di lingkungannya. Jakarta harus jadi contoh kota yang kompak, aman, dan menjunjung sportivitas.
Final malam ini juga bukti bahwa kolaborasi dari pemain keturunan dan juga pembinaan dari beberapa atlit lokal belum dukungan suporter yang luar biasa, Indonesia bisa jadi juara.
“Sama seperti Jakarta, kalau kompak, kita bisa jadi kota global, saya optimis Indonesia menang, ayo nobar dengan tertib baik yang ada di stadion GBK dan lingkungan, jaga Jakarta tetap kondusif," pesan Suhud.
Selain itu, Suhud menyampaikan, DPRD DKI Jakarta tentunya memberikan dukungan penuh pembinaan usia dini dengan APBD yang ada, agar Jakarta lahirkan bintang Timnas masa depan.
“Insya Allah Timnas Indonesia juara," pungkas Suhud.
BERITA TERKAIT: