Selain enam orang dilaporkan meninggal dunia, tercatat ada enam orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban langsung dievakuasi oleh petugas dan warga ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Joko Sembodo mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, truk molen tersebut melaju dari arah Unisma menuju Rawapanjang. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman setelah komponen rem pecah.
“Kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman karena bagian rem pecah, sehingga pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraan,” kata Joko kepada wartawan.
Truk kemudian oleng ke sisi kiri jalan dan menghantam kerumunan orang yang berada di depan tembok bangunan di tepi jalan. Benturan keras menyebabkan sejumlah korban terpental dan kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan.
Sejumlah saksi mata berupaya memberikan pertolongan pertama sambil menunggu kedatangan petugas kepolisian, ambulans, dan tim medis.
Joko menambahkan, hingga saat ini petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban secara pasti. Pihaknya juga masih menelusuri kemungkinan adanya korban lain yang telah dievakuasi menggunakan ambulans maupun kendaraan warga sebelum proses pendataan selesai dilakukan.
“Sementara driver sudah kita amankan, untuk korban sementara ada enam namun masih belum kita pastikan ya, takutnya mungkin ada korban yang dibawa ambulans,” kata Joko.
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah penanganan para korban serta identifikasi seluruh pihak yang terdampak dalam kecelakaan tersebut.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan truk molen sebagai barang bukti, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Petugas juga tengah meneliti rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap secara detail kronologi kecelakaan.
Hingga Minggu malam, Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan sekaligus mendalami unsur kelalaian dalam peristiwa yang merenggut enam nyawa tersebut.
Polisi memastikan seluruh proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta di balik kecelakaan maut yang terjadi di salah satu ruas jalan utama Kota Bekasi itu.
BERITA TERKAIT: