Penguatan ini didorong oleh laporan keuangan perusahaan yang solid, sehingga mampu mengesampingkan kekhawatiran makroekonomi yang masih membayangi pasar.
Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik 0,92 persen atau 5,85 poin menjadi 644,49. Kenaikan tersebut dipimpin oleh lonjakan saham perusahaan perekrutan tenaga kerja asal Belanda, Randstad, yang melesat 20 persen setelah merilis prospek optimistis untuk 2027 serta capaian kuartalan yang melampaui ekspektasi.
Selain itu, saham produsen kacamata Ray-Ban, EssilorLuxottica, turut menguat 15,5 persen usai merilis laporan keuangan positif, yang sekaligus mengangkat sektor barang mewah ke level tertinggi dalam lebih dari lima pekan.
Di Prancis, indeks CAC 40 berhasil bangkit dan menguat untuk pertama kalinya pekan ini, ditutup melonjak 1,06 persen atau 83,19 poin ke posisi 7.921,68. Pemulihan ini terjadi meskipun pemerintah Prancis mengerahkan pasukan dalam jumlah besar untuk meredam kekerasan akibat kerusuhan akhir pekan lalu.
Kepala Market Insights Invesco, Ben Gutteridge, menilai bahwa ketidakpastian politik masih berpotensi menjadi faktor yang menahan kinerja pasar saham dalam jangka pendek.
Dinamika beragam juga terlihat pada saham Carrefour yang anjlok 13,8 persen setelah memangkas proyeksi laba akibat gangguan aktivitas perdagangan dan jam malam dari dampak kerusuhan. Saham Michelin juga merosot 7,2 persen menyusul penurunan penjualan selama sembilan bulan pertama. Sementara saham DSV melejit 15 persen berkat peningkatan pendapatan kuartal ketiga.
Bursa utama Eropa lainnya kompak berada di zona hijau. DAX Jerman melonjak 1,35 persen atau 340,62 poin ke level 25.645,04. FTSE 100 Inggris menguat tipis 0,19 persen atau 19,88 poin menjadi 10.752,88.
Penguatan di Inggris terjadi di tengah rilis data inflasi bulan lalu yang melampaui perkiraan, sehingga memperkuat ekspektasi pasar bahwa Bank of England (BoE) berpeluang menaikkan suku bunga pada pertemuan November mendatang.
Secara keseluruhan, pertumbuhan laba perusahaan yang tergabung dalam STOXX 600 pada kuartal III-2026 tercatat sebagai salah satu yang tercepat dalam beberapa tahun terakhir, memberikan fondasi kuat bagi pasar di tengah berbagai tantangan global.
BERITA TERKAIT: