Hal ini dipastikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman usai melakukan rapat koordinasi tingkat menteri yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan dan sejumlah pejabat lainnya di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.
”Kami rapat lagi dipimpin bapak presiden secara langsung sampai ke koramil, sampai ke dandim dicek oleh bapak presiden bagaimana penanganan karhutla ini,” kata Dudung.
Oleh karena itu, Dudung yakin bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian ekstra terhadap penanggulangan karhutla di seluruh Indonesia.
”Perhatian pemerintah, bapak presiden tentang karhutla ini sangat intens sekali. Baik melalui Zoom maupun secara langsung. Oleh karenanya, ini perlu diketahui oleh seluruh rakyat Indonesia bahwa pemerintah akan terus memperkuat koordinasi demi keamanan, ketentraman, dan kesejahteraan,” jelas Dudung.
Di sisi lain, menurut Dudung, upaya penanggulangan karhutla yang dilakukan sejauh ini sudah maksimal. Namun, Dudung mengakui bahwa pihaknya masih menerima masukan soal penanganan karhutla dari berbagai sektor.
”Kami tadi menerima masukan-masukan dari seluruh kementerian yang terkait mengenai perkembangan titik panas atau hotspot, kemudian tentang kondisi faktual juga di lapangan, dan berbagai macam langkah-langkah strategis maupun teknis yang sudah dilakukan oleh petugas, dan kendala-kendala yang dihadapi,” tandas Dudung.
Sejauh ini, sejumlah langkah konkret sudah dilakukan seperti pembuatan sekat kanal, penyediaan water intake, sumur bor, embung, dan lainnya. Dengan begitu, Dudung berharap penanganan karhutla dapat maksimal.
BERITA TERKAIT: